Antre Kendaraan Tidak Tertib
Rencana pemerintah menaikan harga bahan bakar minya (BBM) belum begitu berdampak terhadap pelayanan di tiga SPBU di Kotabaru.
Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rencana pemerintah menaikan harga bahan bakar minya (BBM) belum begitu berdampak terhadap pelayanan di tiga SPBU di Kotabaru.
Pantauan di lapangan, dari tiga SPBU yang ada di Kotabaru, hanya di SPBU Stagen yang terjadi antrean kendaraan berbahan bakar solar.
Sedangkan kendaraan berbahan bakar premium lancar tidak terjadi antrean di SPBU tersebut. Begitu juga di dua SPBU lainnya.
Meski antrean tidak begitu panjang, tetap menyebabkan kemacetan lalu lintas, karena kendaraan diparkir di depan pintu masuk SPBU.
Saat mobil yang melintas berlawanan arah di lokasi itu, terpaksa salah satunya harus mengalah.
Ketidak tertiban antrean juga ketika petugas SPBU memberitahukan, solar buka. Para sopir langsung berlomba-lomba untuk saling mendahului agar bisa bisa antre lebih dulu di dalam area SPBU.
Beruntung saat terjadi rebutan masuk ke area SPBU itu, tidak terjadi kecelakaan. Terlebih pengendara umum yang melintas.
Salah seorang pelangsir menggunakan kendaraan roda empat yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan rencana pemerintah menaikan harga BBM belum terasa dampaknya.
"Saya akui saya melangsir. Tapi masih seperti hari-hari biasa, sebelum ada rencana pemerintah menaikan harga BBM," katanya.