Kalsel Idola Atlet Luar

Bonus yang cukup menggiurkan tersebut membuat atlet beberapa daerah ingin bergabung dengan Banua menghadapi Peparnas di Jawa Barat

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Ahmad Rizky Abdul Gani

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Perhatian cukup besar dari KONI Kalsel dan Pemprov Kalsel terhadap atlet normal dan atlet cacat yang berprestasi di event nasional dan internasional begitu besar. Misalnya memberikan dengan memberikan bonus jor-joran, termasuk dengan atlet cacat yang meraih medali emas, perak dan perunggu di Peparnas (PON atlet cacat) di Riau, tahun 2012 lalu.

Peraih medali emas mendapat bonus Rp 150 juta, perak Rp 50 juta dan merebut medali perunggu sebesar Rp 30 juta.
Bonus yang cukup menggiurkan tersebut membuat atlet beberapa daerah ingin bergabung dengan Banua menghadapi Peparnas di Jawa Barat, tahun 2016 mendatang.

"Saya sangat salut dengan perhatian yang begitu besar dari KONI Kalsel dan Pemerintah di daerah ini. Tanpa gembar-gembor seperti daerah lain, mereka memberikan bonus cukup besar terhadap atlet, termasuk atlet cacat," papar dr Yanti SpPK MKes, koordinator di Departemen Pertandingan dan Klasifikasi National Paralimpic Comite (NPC) Pusat, Senin (1/9/2014).

Menurut dia, dengan begitu pedulinya KONI dan Pemda, membuat Kalsel menjadi idola dan beberapa atlet dari luar daerah ingin pindah ke sini.

"Beberapa atlet dari luar daerah ingin pindah ke sini, karena mereka respek dengan perhatian besar dari KONI dan Pemda Kalsel," papar Yanti yang saat ini bertugas sebagi PNS di RSUD Balangan, Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan.

Dia yakin dengan kepedulian KONI Kalsel dan pemerintah daerah, atlet cacat di daerah anak mampu menoreh prestasi di event nasional dan internasional.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved