“Kami Malu Terima Tamu”
Proyek pengembangan gedung baru DPRD Kalsel yang dipersoalkan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) memunculkan pertanyaan
BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Proyek pengembangan gedung baru DPRD Kalsel yang dipersoalkan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) memunculkan pertanyaan, perlukah ada penambahan bangunan di ‘Rumah Banjar’?
Salah seorang anggota dewan, Hermansyah mengakui pengembangan gedung DPRD Kalsel, memang menjadi perdebatan. Tetapi, dia mengatakan jika melihat kondisi yang ada saat ini, memang perlu dikembangkan.
Pasalnya, menurut Hermansyah, kemarin, tak ada tempat luas dan representatif bagi anggota dewan bertemu konstituen atau masyarakat. Bahkan, terkadang untuk acara internal pun sering kali kesulitan mencari ruang yang tepat. Seperti yang terjadi Rabu (24/9/2014) malam, mereka terpaksa menggunakan halaman kantor untuk ‘syuting’ di salah satu stasiun televisi.
Hermansyah mengatakan, bangunan yang saat ini sedang dibangun di halaman belakang itui direncanakan juga untuk kegiatan nonkedewanan. Masyarakat bisa memanfaatkan. “Dipakai untuk rakyat pun boleh-boleh saja,” kata dia, Kamis (25/9/2014).
Selengkapnya baca Metro Banjar edisi cetak Jumat (26/9/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id