Mereka Ingin Kembali Mengajar
ADA dua urang Banua di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang berakhir masa jabatannya (demisioner) seiring pelantikan Joko Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - ADA dua urang Banua di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang berakhir masa jabatannya (demisioner) seiring pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden, Senin (19/10).
Kedua orang itu adalah mantan Menristek HM Gusti Muhammad Hatta dan mantan Wakil Menkum HAM Denny Indrayana.
Kepada BPost, Minggu (19/10), Denny mengatakan sudah mengemasi barang-barang pribadinya di kantor Kemenkum HAM, sehingga bisa lebih mudah dibawa saat tidak lagi menjadi anggota kabinet.
Selama tiga tahun menjabat wakil Menkum HAM, Denny mengatakan ada enak dan tidak enaknya. Namun, pria kelahiran Kotabaru itu mengaku memiliki cara khusus untuk bisa mengatasi segala permasalahan sehingga tetap bisa fokus berkerja membenahi Kemenkum HAM.
“Yang namanya tugas harus dilaksanakan. Tapi tentu dilaksanakan secara ikhlas. Di setiap pekerjaan pasti ada yang suka dan tidak suka. Berhasil dan tidak berhasil itu wajar. Namun cara menghadapinya tentu harus sabar dan ikhlas. Tetap bekerja di jalur yang benar,” ujar dia.
Menyinggung kemungkinan dirinya masuk bursa kabinet baru, Denny mengatakan masih ada orang yang lebih baik dari dirinya. “Sepertinya saya sudah mantap kembali mengajar di UGM (Univesitas Gadjah Mada) Yogyakarta. Saya mau balik untuk mengajar. Yang jelas masih banyak orang yang lebih pintar dari saya,” katanya.
Niat serupa juga disampaikan Gusti Muhammad Hatta. Pria berzodiak Virgo itu berharap pemerintah baru Jokowi-JK mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Menurutnya, langkah ini perlu diambil untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.
Hatta mengatakan, harapan ini perlu karena pembangunan PLTN cukup lama jika dibangun dari sekarang baru bisa dinikmati sekitar 10 tahun lagi.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Selasa (21/10/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id