Walhi: Ini Yang Kedua Kalinya
Direktur Walhi Kalsel, Dwito Prasetyandi, Senin (17/11) menegaskan pihak Pertamina harus bertanggung jawab
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aktifis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel, langsung bereaksi atas tercemarinya perairan Sungai Barito dekat Depo Pertamina, Kuin, akibat adanya premium yang bocor, beberapa waktu lalu.
Direktur Walhi Kalsel, Dwito Prasetyandi, Senin (17/11) menegaskan pihak Pertamina harus bertanggung jawab soal tumpahnya Bahan Bakar Minyak (BBM) premium yang disebut sebut atas bocornya Landing Craft Tank (LCT) Duta Armada.
“Bukan selesai dengan cara ditabur deterjen ya. Soalnya ini membahayakan bagi lingkungan hidup. Kalau warga merasa dirugikan harus diganti rugi,” tegasnya.
Selain itu, harus ada penyelidikan investigasi dari itu, karena kuat dugaan itu sudah yang kedua kalinya. “Ini sudah yang kedua kalinya, pastinya ini ada kelalaian,” kata dia.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Selasa (18/11/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id