SAPA WARGA BPOST
Meski Banyak, Terpaksa Kami Buang
Bersama mantan Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Helsy Junianto, tim menyapa
Penulis: Dwie Sudarlan | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah Rabu (19/11/2014) kemarin menyapa warga Kabupaten Banjar, pagi ini tim Sapa Warga BPost kembali 'blusukan' ke Banjarmasin. Tepatnya di 'kampung ketupat' Sungai Baru.
Bersama mantan Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Helsy Junianto, tim menyapa, menemui dan bersilaturahmi dengan warga yang menghidupi keluarganya melalui cara menjual ketupat, lontong, urung ketupat dan tusuk sate.
Beragam hal baru diperoleh tim, baik dari cara merangkai urung ketupat hingga proses memasaknya. Dari situ pula terungkap, mereka tetap berusaha menjaga kualitas produk semisal menggunakan air leding. Tidak pakai air sungai seperti dugaan sebagian kalangan.
Sayangnya, menurut mereka, selama ini pembinaan dari pemerintah daerah masih belum optimal. Semisal pengolahan ketupat dan lontong yang sudah basi. Pasalnya ketahanannya maksimal hanya dua hari.
"Ya, meski banyak, kalau sudah lebih dua hari terpaksa kami buang," ujar seorang pedagang, Mizan Cobra.
Sesuai tujuan Sapa Warga, tim tidak sekadar 'blusukan' tetapi juga berusaha ikut mencarikan solusinya.
Tim akan terus menemui masyarakat di mana saja. Bagi siapa pun seperti tokoh masyarakat, birokrat, politisi, akademisi, pengusaha, legislator, profesional, TNI/Polri dan orang-orang yang peduli terhadap masyarakat, yang ingin mengikuti kegiatan ini, bisa menghubungi BPost.
Kegiatan ini akan diwartakan di koran BPost dan ditayangkan di salah satu televisi lokal serta portal berita www.banjarmasinpost.co.id.