Pemasang Panggung Tahun Baru yang Tak Bisa Rayakan Tahun Baru

Salah seorang pekerja, Agung, terlihat sedang membongkar panggung hiburan di Jalan MH Thamrin, Kamis (1/1/2014). Tepatnya, di depan Mal Sarinah. Agung

Pemasang Panggung Tahun Baru yang Tak Bisa Rayakan Tahun Baru
Kompas.com/Jessi Carina
Panggung hiburan di Silang Monas, salah satu panggung hiburan pada Jakarta Night Festival. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Banyak pihak yang terlibat dalam perayaan malam tahun baru di Jakarta Night Festival tadi malam. Dari pedagang kaki lima sampai pemasang panggung-panggung hiburan yang tersebar dari Jalan Sudirman sampai dengan Silang Monas.

Salah seorang pekerja, Agung, terlihat sedang membongkar panggung hiburan di Jalan MH Thamrin, Kamis (1/1/2014). Tepatnya, di depan Mal Sarinah. Agung beserta kawan-kawannya membongkar satu per satu rangkaian besi panggung itu. "Dari jam 05.00 WIB tadi udah mulai bongkar-bongkar," ujar Agung.

Semalam, panggung yang dibongkar Agung digunakan sebagai salah satu panggung hiburan di Jakarta Night Festival. Panggung-panggung tersebut memang sudah dipasang sejak kemarin siang. Agung bercerita, sejak selesai memasang panggung, ia dan kawan lainnya langsung pulang. Beberapa dari kawannya melanjutkan aktivitasnya.

Ada yang pergi merayakan tahun baru bersama para tetangga. Namun, dia lebih memilih pulang ke rumah untuk bertemu anak dan istrinya. Pada malam tahun baru, Agung mengaku tidak ada aktivitas khusus yang dia lakukan. "Enggak ke mana-mana. Di rumah aja nonton TV, sama tidur sebentar," ujar Agung.

Tadi malam, ribuan orang berkumpul di panggung-panggung yang dipasang Agung. Semakin larut, euforia tahun baru semakin kuat di Jakarta Night Festival. Nyala kembang api dan lantunan lagu dari artis Ibu Kota menyemarakkan pergantian tahun yang juga diwarnai dengan rintik hujan itu.

Pada waktu yang sama, tetapi di tempat yang berbeda, Agung si pemasang panggung sedang asyik berkumpul dengan keluarga. Menonton televisi dan kemudian pergi tidur seperti biasanya. "Paginya ya kesini lagi. Beresin ini. Wis enggak ada yang istimewa," ujar Agung.

Bagi Agung, malam tahun baru tidak harus selalu dirayakan dengan hura-hura. Pekerjaan yang ia dapat sebagai pemasang panggung tahun baru ini begitu disyukurinya. Karena, bisa menambah uang belanja bagi sang istri. Walaupun, ia sendiri tidak merayakan malam tahun baru di Jakarta Night Festival.

Kini, ketika ribuan orang masih terlelap akibat kelelahan setelah tahun baru semalam, atau melanjutkan liburan ke tempat-tempat wisata, justru menjadi giliran Agung kembali bekerja. Mengenai harapan pada tahun 2015, Agung juga mengaku tidak meminta banyak. "Cuma berdoa semoga makin banyak rejeki. Gitu aja ha-ha," ujar Agung.

Editor: Yamani Ramlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved