Penis Putus Saat Khitan, Seorang Bocah Dapat Rp 3 Miliar

Sebuah pengadilan di Turki, Selasa (20/1/2015), mengabulkan kompensasi dalam jumlah besar untuk keluarga seorang bocah

Penis Putus Saat Khitan, Seorang Bocah  Dapat Rp 3 Miliar
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebuah pengadilan di Turki, Selasa (20/1/2015), mengabulkan kompensasi dalam jumlah besar untuk keluarga seorang bocah laki-laki yang kehilangan sebagian besar kemaluannya dalam sebuah proses sunat yang gagal.

Bocah yang kini berusia enam tahun itu, disunat saat baru berusia satu tahun dalam sebuah khitanan massal untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu di kota Batman, wilayah tenggara Turki.

Namun, petugas medis yang bertugas secara tak sengaja memangkas bagian atas kemaluan bocah itu dan terbakar dalam proses tersebut. Kantor berita Dogan mengabarkan hingga kini bocah tersebut masih mendapatkan pengobatan atas lukanya itu.

Pengadilan kota Batman kemudian memerintahkan Kementerian Kesehatan Turki membayar kompensasi sebesar 255.000 dolar atau lebih dari Rp 3 miliar untuk keluarga bocah tersebut. Ini adalah jumlah kompensasi terbesar yang pernah tercatat di Turki.

Dalam proses pengadilan, keluarga bocah itu mengklaim bahwa proses sunat itu hanya dilaksanakan seorang tenaga medis karena dokter yang seharusnya menyunat bocah-bocah itu tidak datang dalam khitanan massal itu.

Meski pengadilan sudah memutuskan besaran kompensasi, orangtua bocah itu tidak puas karena anaknya masih membutuhkan banyak perawatan bahkan hingga ke luar negeri. Keluarga bocah malang itu mengatakan mereka menuntut tambahan uang kompensasi sebesar 850.000 dolar lagi atau sekitar Rp 10 miliar.

Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved