Setiap Minggu Konflik Agraria Muncul

Dialog publik mendorong penyelesaian konflik agraria di Kalsel diselenggarakan Walhi Kalsel di Aula Saraba Sanggam,

Setiap Minggu Konflik Agraria Muncul
banjarmasinpost.co.id/restudia
Dialog publik mendorong penyelesaian konflik agraria di Kalsel diselenggarakan Walhi Kalsel di Aula Saraba Sanggam, Kantor Gubernur Pemprov Kalsel, Selasa (27/1). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dialog publik mendorong penyelesaian konflik agraria di Kalsel diselenggarakan Walhi Kalsel di Aula Saraba Sanggam, Kantor Gubernur Pemprov Kalsel, Selasa (27/1).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi I, Surinto yang menjadi narasumber mengatakan hampir setiap minggu, konflik agraria muncul.

Permasalahan menurutnya dari berbagai banyak faktor. Antara lain, dari regulasi, kebijakan pemerintah, pergeseran kebutuhan masyarakat, dan pemerintah yang terlalu primitif.

Dijelaskannya, banyak masyarakat menjadi korban karena ketidakjelasan regulasi. Meski, regulasi ditetapkan usai adanya masyarakat. Seperti penentuan kawasan hutan yang ketika wilayah sudah menjadi desa.

"Masyarakat sudah puluhan tahun, sementara penentuan kawasan hutan baru saja dibuat peraturannya," katanya.

Penulis: Restudia
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved