Nilai Tukar Petani Naik

Pada Januari 2015 Nilai Tukar Petani (NTP) Kalsel tercatat 99,77 atau naik 1,32 persen

Penulis: | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pada Januari 2015 Nilai Tukar Petani (NTP) Kalsel tercatat 99,77 atau naik 1,32 persen dibanding NTP Desember 2014. Naiknya NTP ini disebabkan indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan 0,88 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan sebesar 0,43 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Kalsel, Dian Pramono S, Rabu (4/2/2015), mengatakan, dilihat dari subsektornya, empat subsektor pertanian mengalami kenaikan NTP dan satu subsektor mengalami penurunan. Subsektor tanaman pangan naik 0,42 persen, subsektor peternakan naik 1,07 persen dan subsektor perikanan naik 0,13 persen. Subsektor holtikultura turun sebesar 7,10 persen.

"Januari 2015 terjadi deflasi di daerah perdesaan Kalsel sebesar 0,31 persen. Hal ini diakibatkan oleh turunnya indeks harga pada subkelompok penurunan sebesar 0,10 persen dan pada subkelompok transportasi dan komunikasi sebesar 7,10 persen" katanya.

Nilai tukar usaha rumah tangga pertanian Kalsel Januari 2015 sebesar 104,46 atau naik 1,77 persen dibanding nilai tukar usaha rumah tangga pertanian bulan sebelumnya.

Dia juga mengatakan, pada Januari 2015 secara nasional, Nusa Tenggara Barat mengalami NTP tertinggi sebesar 1,46 persen. Sebaliknya, Sumatera Barat mengalami penurunan NTP tertinggi sebesar 0,62 persen.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved