Terpaksa Nyambi Kerja
Tragis, mulai tahun ini, pemerintah menghapus beasiswa untuk mahasiswa yang berprestasi saat kuliah itu
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - DIA bernama Nurel Hashari, mahasiswi program studi Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (FKIP Unlam). Warga Batulicin, Tanahbumbu ini tinggal di salah satu panti asuhan di kawasan Jalan Sultan Adam, Banjarmasin. Maklum saja, Nurel adalah yatim piatu.
Dia adalah salah satu mahasiswi yang harus ‘berjuang’ untuk bisa terus kuliah. Karena kondisinya yang paspasan, dia pernah mendapat beasiswa BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa) pada semester satu. Dia pernah juga mendapat beasiswa Supersemar karena berprestasi. Kini, mahasiswa yang memiliki indeks prestasi (IP) 3,35 ini adalah penerima beasiswa PPA.
Tragis, mulai tahun ini, pemerintah menghapus beasiswa untuk mahasiswa yang berprestasi saat kuliah itu. “Saya harus mendapatkan beasiswa lain agar bisa meneruskan kuliah,” kata dia kepada BPost, kemarin.
Perempuan yang akrab disapa Nur ini memang hidup dalam kondisi serbakekurangan.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Jumat (13/2/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id