Barabai TV Akan Mengudara

Berbagai sektor akan diekpose melalui program-program siaran mereka, yang tahap awal mengudara sejak pukul 06.00 sampai 21.00 Wita

Penulis: Hanani | Editor: Ratino Taufik

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Satu lagi televisi lokal bakal hadir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Televisi besutan PT Barabai Elektronika Sarana Televisi itu diberi nama Barabai TV. Jumat (20/2/2015), Direktur Barabai TV Kamarul Hidayat bersama jajaran manajemen, melakukan evaluasi dengar pendapat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel dengan lembaga penyiaran swasta jasa penyiaran televisi.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati HST Harun Nurasid. Sedangkan kegiatan dengar pendapat melibatkan unsur ulama, kepolisian, kepala desa serta jajaran pemerintahan di SKPD terkait. Seperti Humas Pemkab HST, Dinas Perdagangan, Pasar, Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebidayaan dan Pariwisata HST.

Juga diundang kelompok masyarakat pemantau siaran (KMPS) dari Radio Dirgahayu. Pada kesempatan itu Kamarul Hidayat menjelaskan misi beroperasinya Barabai TV, yang ditargetkan menjangkau wilayah Banua Anam. Selain misi bisnis, jelas Kamarul Barabai TV juga mengusung misi membangun daerah.

Berbagai sektor akan diekpose melalui program-program siaran mereka, yang tahap awal mengudara sejak pukul 06.00 sampai 21.00 Wita.

“Kami komitmen akan bikin program pengembangan ekonomi kerakyatan dengan menggali potensi yang ada di HST. Termasuk potensi wisatanya. Kami juga akan memberi porsi untuk program keagamaan dan dakwah,”kata Kamarul.

Sejumlah tokoh masyarakat dan ulama berharap, Barabai TV sebagai TV lokal tidak menyiarkan program yang berdampak negatif terhadap masyarakat.

“Semoga komitmen yang disampaikan di sini dilaksanakan saat beroperasi nanti. Tidak kebablasan dalam menyuguhkan tayangan dan memberi manfaat untuk masyarakat,”kata salah satu warga.

Marliana, dari KPID mengingatkan agar Barabai TV menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, sebelum melakukan siaran. “Kami juga mengimbau agar jangan mengudara dulu, sebelum perizinan dilengkapi,” katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved