18 Klub Galang Perlawanan

Keputusan Menpora Iman Nahrawi dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang menunda

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG - Keputusan Menpora Iman Nahrawi dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang menunda selama dua minggu kick off atau dimulainya kompetisi sepakbola di Tanah Air, mendapat perlawanan keras.

Perwakilan 18 klub peserta Indonesia Super League (ISL) 2015, berkumpul di Bandung, Jabar untuk menggalang perlawanan.

Hasilnya, mereka mengeluarkan Deklarasi Bandung yang menolak keputusan pemerintah. Tak hanya itu, PT Liga Indonesia juga kembali menyusun jadwal dimulainya kompetisi ISL yang diperkirakan mulai April 2015 mendatang.

Kepada pers, kemarin, Juru Bicara 18 klub peserta ISL, Rocky Bebana menyatakan pemerintah melalui Menpora tidak dibenarkan melakukan intervensi terhadap kompetisi yang diadakan PSSI.

Sekretaris Umum Persipura, Jayapura, Papua itu juga menegaskan penundaan ISL yang seharusnya dimulai pada Jumat (20/2) kemarin, justru menyebabkan kompetisi berada dalam kondisi ketidakpastian. Bahkan, juga mengakibatkan klub-klub peserta ISL mengalami kerugian baik materi maupun tenaga.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Minggu (22/2/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved