Basarnas Resmi Hentikan Pencarian Korban AirAsia QZ8501

Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan menghentikan operasi pokok pencarian korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501

Basarnas Resmi Hentikan Pencarian Korban AirAsia QZ8501
KOMPAS / LASTI KURNIA
Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo (kanan) menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perwakilan tim selam gabungan dan seluruh unsur pendukung kegiatan SAR AirAsia QZ8501 di atas helidek KM SAR Pacitan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (2/3/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan menghentikan operasi pokok pencarian korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501, Selasa (3/3/2015). Hal ini sesuai kesepakatan dengan keluarga korban.

"Hasil koordinasi saya dengan pihak keluarga korban, kita sepakat operasi pokok pencarian dan pertolongan sejak pukul 13.45 WIB secara resmi ditutup," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo usai bertemu keluarga korban di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Soelistyo menjelaskan, sesuai kesepakatan dengan keluarga korban, operasi tambahan akan dilakukan selama tujuh hari mulai Senin (9/3/2015). "Kita mencoba lagi untuk satu minggu saja, dan ini adalah tambahan untuk menghormati keluarga korban. Namun, setelah itu akan saya hentikan secara menyeluruh," kata Soelistyo.

Kendati secara menyeluruh dihentikan, ia menjelaskan, proses identifikasi sisa jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur akan tetap dijalankan sampai seluruh sisa jenazah teridentifikasi.

Menurut dia, Basarnas menemukan total 103 jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura yang jatuh di Perairan Selat Karimata pada 28 Desember 2014. "Ditambah empat kantong yang berhasil kita temukan di bagian serpihan pesawat, dan empat kantong itu belum diidentifikasi," ucap dia.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved