Khatib Pegang Tongkat saat Khutbah Tujuannya untuk Ini

Khatib Jumat memegang tongkat selama membaca khutbah? Hal itu sering kita jumpai d

Khatib Pegang Tongkat saat Khutbah Tujuannya untuk Ini
ist
dengan tangan kiri memegang tongkat dan satu lagi memegang naskah khutbah, maka posisi kedua tangan akan tertib dengan tugas masing-masing. Pembacaan khutbah pun akan tenang dan fokus pula. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Khatib Jumat memegang tongkat selama membaca khutbah? Hal itu sering kita jumpai di Banyak masjid khususnya di Tanah Air, walau tidak seluruhnya. Tetapi sebenarnya apa fungsi tongkat tersebut? Yang pasti bukan untuk menopang berdirinya sang khatib, agar bisa tegap. Atau untuk menjaga wibawa sang khatib.

“Fungsi tongkat yang dipegang khatib Jumat selama berada di mimbar fungsinya adalah untuk membatasi gerak, agar selama membacakan khutbah tangan khatib tidak bergerak ke sana kemari. Diangkat ke atas, misalnya, seperti seorang orator ketika berpidato,” ujar ketua Majelis Umum Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin, Drs H Murjadi Sani di Banjarmasin menanggapi pertanyaan tentang apakah wajib setiap khatib memegang tongkat ketika khutbah Jumat.

Karena, menurutnya, dengan tangan kiri memegang tongkat dan satu lagi memegang naskah khutbah, maka posisi kedua tangan akan tertib dengan tugas masing-masing. Pembacaan khutbah pun akan tenang dan fokus pula.

Setidaknya, menurut Murjani, inilah adab khutbah seorang khatib Jumat seperti yang diajarkan dalam buku yang ditulis ulama besar yang pernah hidup di Kalimantan Selatan Sjech Arsyad Al Banjary.

Walau pun, menurutnya, kenyataan di daerah tertentu ada khatib yang berkhutbah dengan menggebu-gebu sambil mengacungkan tangan, misalnya.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved