Ikan Haruan Berukuran Besar Mulai Sulit Dicari

memang ikan Haruan saat ini agak sulit dicari, sebab ikan itu mengikuti musim, yaitu saat kemarau tersedia banyak.

Penulis: | Editor: Halmien
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Ikan haruan atau ikan gabus ini berukuran kecil yang didapat di Kabupaten Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ikan Haruan atau dalam bahasa Indonesia disebut Ikan Gabus, saat ini di Kabupaten Tapin agak langka, sehingga harganya pun melambung.

Baik ikan Haruan segar maupun ikan Haruan kering, sama-sama mahal harganya. Pantauan BPost Kamis (12/3/2015) di Pasar Baru Keraton Rantau, tidak banyak pedagang ikan kering yang menjual ikan kering Haruan.

Salah satu pedagang ikan yang ada menjual ikan kering Haruan, Hayati menjual ikan kering Haruan kering seharga Rp 75 ribu perkilo, sedangkan ukuran sedang seharga Rp 90 ribu per kilogram.

"Memang harga ikan Haruan mahal, sebab sulit dicari," jelas Hayati.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian Tapin, harga ikan Haruan segar Rp 25-50 ribu per kilo, sedangkan ikan Haruan kering bisa menembus Rp 100 ribu per kilo.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian Tapin H Samsuni, memang ikan Haruan saat ini agak sulit dicari, sebab ikan itu mengikuti musim, yaitu saat kemarau tersedia banyak.

Kebutuhan masyarakat terhadap ikan Haruan akhir-akhir ini memang meningkat, sebab selain untuk dikonsumsi juga digunakan untuk obat herbal, pungkas Samsuni.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved