Kami Tidak Terkejut
Pengakuan itu diucapkan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot Dewa Broto di Jakarta, Rabu (8/4).
BANJARMASINPOST.CO.ID - APA reaksi Kemenpora terhadap kasus Johan Ibo? Mereka menyatakan tidak terkejut karena diduga praktik pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia, sudah lama terjadi.
Pengakuan itu diucapkan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot Dewa Broto di Jakarta, Rabu (8/4). “Karena itu pula, kami membentuk Tim Sembilan untuk menata profesionalisme kompetisi sepak bola di Indonesia,” ucap dia.
Menurut Gatot, Tim menggali informasi dari Alvero Septiawan, mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia yang meneliti pengaturan skor di kompetisi sepak bola nasional. Juga mendapat informasi dari seorang whistleblower (pelaku yang bersedia mengungkapkan kejadian).
Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigor Shalomboboy juga menganggap kejadian itu biasa dilakukan yakni menggunakan kedekatan dengan pemain untuk melakukan suap. Bedanya, pada kasus Ibo, bisa dibilang terjadi tangkap tangan. Ini jarang terjadi terjadi di Indonesia.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Kamis (9/4/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id