Air Mata Mary Menetes
Jelang eksekusi yang kabarnya dilakukan pekan ini, keluarga terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso
BANJARMASINPOST.CO.ID, CILACAP - Jelang eksekusi yang kabarnya dilakukan pekan ini, keluarga terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso, menyambangi Lapas Besi kompleks Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jateng, Sabtu (25/4). Yakni, kedua orangtua, kakak perempuan dan dua anak Mary.
Selain mereka, ungkap seorang pengacara Mary, Ismail Muhammad, ikut pada pertemuan selama tiga jam hingga pukul 14.00 Wita itu adalah seorang pegawai Kedubes Filipina dan tiga jaksa.
Pada pertemuan itu, Mary beberapa kali meneteskan air mata. Terlebih saat memeluk kedua orangtua serta dua anaknya yang masih berusia 8 dan 6 tahun.
Sayang, Ismail mengaku tidak mengetahui isi percakapan keluarga itu karena menggunakan bahasa asli Filipina, Tagalog.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Minggu (26/4/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/terpidana-mati-mary-jane-fiesta-veloso-narkoba_20150424_061435.jpg)