Tertarik Melihat Teknik Mike Portnoy, Zidan jadi Drummer

Pada Amer Rock Party VI beberapa waktu lalu, ada salah seorang pemain belia yahg mencuri perhatian.

Penulis: Eka Dinayanti | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Zidan, drummer Pure Balled Legend baru berusia 14 tahun. Tapi permainannya bisa mengimbangi para seniornya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pada Amer Rock Party VI beberapa waktu lalu, ada salah seorang pemain belia yahg mencuri perhatian.

Zidan, drummer Pure Balled Legend itu, baru berusia 14 tahun. Tapi permainannya bisa mengimbangi para seniornya.

Pemilik nama lengkap Said Husin Zidan Firjatulah Alfachir Assegaf itu merupakan satu-satunya pemain muda dalam pergelaran yang mempertemukan kembali dedengkot rocker Banua era 80-an.

Meski pada awalnya merasa gugup, karena tampil perdana, permainan Zidan tetap lancar.

"Pas main lancar aja, karena yang lain kan udah senior. Apalagi vokalisnya kakak Shella X Factor," ucap siswa kelas 8 SMPN 6 Banjarmasin ini.

Adalah Mike Portnoy yang menginspirasi putra pertama pasangan Said Syech Firdaus Fachir Assegaf dan Yenny Yanuarita ini, menjadi seorang drummer.

Setelah melihat teknik permainan mantan drummer Dream Theater itu, Zidan pun tertarik.

"Teknik permainannya asyik," aku Zidan yang juga mengidolakan drummer Indonesia Gusti Hendy dan Rio Alief, serta drummer Rush Neil Peart.

Agar keahliannya menggebuk drum semakin terasah, Zidan mendapat bimbingan dari tiga orang guru drum di Banjarmasin.

"Guru pertama almarhum om Enta. Sekarang ada tiga gurunya. Om Wahyu untuk beat dan mental, Om Derry melatih drum solo, kalo Om Boboy lebih ke tempo," papar Zidan yang biasa latihan 3 kali seminggu.

Setelah tampil perdana pada Amer Rock Party VI, Zidan pun berharap bisa naik panggung lagi.

"Soalnya rame. Kalo ada pergelaran pastilah mau ikut," pungkas Zidan yang setiap hari selalu belajar memperbaiki teknik permainannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved