Tasbih untuk Istri
Selain meninggalkan surat wasiat sebagai permintaan terakhir, warga negara Nigeria (semula diyatakan sebagai warga Ghana) itu juga menghadiahkan tasbi
BANJARMASINPOST.CO.ID - BERBEDA dengan Mary Jane, timah panas dari 12 sniper Brimobda Jateng telah mengakhiri hidup Martin Anderson alias Belo di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jateng.
Selain meninggalkan surat wasiat sebagai permintaan terakhir, warga negara Nigeria (semula diyatakan sebagai warga Ghana) itu juga menghadiahkan tasbih untuk istrinya yang berkewarganegaraan Indonesia, Melani Slamet. Perempuan itu tinggal di kawasan Cengkareng, Jakarta.
“Sebagai mana umat Islam, ia meminta jenazahnya diperlakukan sebagai muslim,” ujar Kasi Binmas Lapas Batu kompleks Lapas Nusakambangan Edi Warsono usai mengikuti prosesi pemakaman jenazah Martin di TPU Perwira, Bekasi Utara, Jabar, Rabu (29/4/2015).
“Bahkan ia juga mewasiatkan kepada istrinya tidak boleh berpindah agama jika tidak menemukan calon suami yang lebih baik. Martin yakin di akhirat nanti bakal bertemu lagi dengan sang istri,” lanjut Edi.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Kamis (30/4/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/10-terpidana-mati-siap-dieksekusi_20150424_232249.jpg)