Walau Mahal, Udang Buntung Tanpa Kepala dan Ekor Justru Lebih Laku

Alasan pedagang karena udang buntung lebih laku walaupun harganya 100 persen lebih mahal ketimbang udang lengkap

Walau Mahal, Udang Buntung Tanpa Kepala dan Ekor Justru Lebih Laku
banjarmasinpost.co.id/umi sriwahyuni
Udang tanpa kepala dan ekor yang dijual di pasar tradisionil.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walau kepala merupakan bagian dari ikan udang yang paling gurih, namun pedagang di pasar-pasar tradisional Kota Banjarmasin lebih suka menjualnya dalam kondisi buntung alias tanpa kepala dan ekor.

Alasan pedagang karena udang buntung lebih laku walaupun harganya 100 persen lebih mahal ketimbang udang lengkap.

“Saya justru tidak akan beli udang kalau masih lengkap dengan kepala dan buntut. Ribet membersihkannya,” ujar Mia, konsumen udang, Sabtu (2/5/2015).

Biasanya udang butung merupakan udang hasil tangkapan di sungai yang ukurannya sekitar jari-jari manusia dan suplainya selalu banyak di pasaran.

“Memang lebih laku, walaupun sudah siang bahkan sore, masih banyak konsumen yang berminat beli, kalau masih dengan kepala dan buntut paling lakunya pagi hari,” ujar Esah, pedagang udang di Pasar Lama Banjarmasin.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved