Buntut Dihentikannya Kompetisi ISL 2015

Bartman Barabai Langsung Usung Keranda

Orang kurus tersebut diperebutkan dua orang gemuk memakai topeng iblis

Editor: Halmien
banjarmasinpost.co.id/hanani
AKSI Teatrikal Barito Mania Barabai, di tugu Bundaran Pasar Satu, Jalan Brigjen H Hasan Basry, Barabai, Hulu Sungai Tengah, Jumat malam (1/5). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - DIHENTIKANNYA seluruh kompetisi sepak bola di Indonesia oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memantik reaksi kelompok suporter Barito Putera, Barito Mania (Bartman) Barabai.

Mereka langsung menggelar aksi teatrikal di Bundaran Pasar Satu, Jalan Brigjen H Hasan Basry Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (1/5) malam, sebagai bentuk keprihatinan atas konflik PSSI dengan kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Dalam aksinya, Bartman Barabai keranda bertutup kain hitam, bertuliskan rest in peace (RIF) Sepak Bola Indonesia. Teatrikal menggambarkan tentang sepak bola Indonesia yang diperankan anggota Bartman berbadan kurus dengan lambang Garuda digantung di dada.

Orang kurus tersebut diperebutkan dua orang gemuk memakai topeng iblis (PSSI Vs Menpora). Di atas mereka ada orag memagang pedang yang siap mengeksekusi mati Timnas yang diperankan pemuda kurus tadi, yaitu FIFA. Di tengah kemelut perebutan, duduk para suporter Indonesia dengan wajah murung menunggu dengan bosan konflik para elit tersebut.

Mereka melihat keranda hitam, yang tak lain adalah matinya sepak bola Indonesia. Aksi anak-anak Bartman Barabai malam itu tentu saja menarik perhatian warga yang melintas di jalan tersebut.

Selengkapnya baca Metro Banjar edisi cetak Senin (4/5/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Sumber: Metro Banjar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved