Barcelona Juara La Liga 2014 2015

Era Baru ‘si Perusak’

Terlebih, pria kelahiran Gijon, Spanyol 8 Mei 1970, ini semasa masih aktif jadi pemain dikenal sebagai gelandang bertipe pragmatis

Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - BANYAK orang menyayangkan ketika Barcelona menunjuk Luis Enrique sebagai pelatih musim ini. Dua musim tanpa gelar di AS Roma (2011-12), dan Celta Vigo (2013-14) membuat orang-orang sangsi pelatih 45 tahun itu bisa melakukan hal besar di Camp Nou.

Terlebih, pria kelahiran Gijon, Spanyol 8 Mei 1970, ini semasa masih aktif jadi pemain dikenal sebagai gelandang bertipe pragmatis (mengandalkan stamina, fisik, dan nyali)--yang jauh dari gaya bermain indah.

Toh, Enrique berhasil membungkam segala kritikan tersebut. Dia sukses membawa Barcelona meraih juara La Liga setelah mengalahkan Atletico Madrid 1-0 di Vicente Calderon, kemarin. Selisih empat poin dengan Real Madrid tak mungkin terkejar lantaran La Liga hanya tersisa satu laga lagi.

Era baru “si perusak” kini telah datang. Trofi La Liga baginya adalah pembuka jalan untuk menyabet lebih banyak lagi trofi juara. Dia pun optimistis Barca akan meraih treble winners musim ini.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Selasa (19/5/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved