Polisi Periksa Pemilik Kios
Awas,Beredar ‘Beras Plastik’
Dugaan beredarnya ‘beras plastik’ berawal dari kecurigaan seorang warga Bekasi, Jabar, Dewi Setiani. Penjual nasi uduk dan bubur ini mengatakan beras
BANJARMASINPOST.CO.ID, BEKASI - Masyarakat harus lebih berhati-hati membeli beras atau mengonsumsi nasi yang dibeli di tempat umum. Saat ini ditengarai sudah beredar beras yang diduga berbahan plastik.
Dugaan beredarnya ‘beras plastik’ berawal dari kecurigaan seorang warga Bekasi, Jabar, Dewi Setiani. Penjual nasi uduk dan bubur ini mengatakan beras yang dibelinya di Pasar Mutiara Gading Timur, Bekasi itu berbeda dengan beras lain, mulai dari bentuk hingga rasanya. Beras ‘aneh’ itu bermerek Straramos dari Karawang, Jabar.
Keheranan dia bertambah saat mengolah beras itu menjadi nasi uduk dan bubur. “Berasnya jadi aneh dan rasanya juga tidak seperti nasi pada umumnya. Lebih terasa kayak plastik, karena sintesisnya berasa banget. Karena itu tidak jadi saya olah menjadi nasi uduk dan bubur. Baunya anyir seperti nasi basi. Saat saya rasakan sedikit, langsung perut mual dan kepala pusing,” kata Dewi.
Menyikapi laporan Dewi, aparat Polsek Bantargebang langsung memeriksa pemilik dan lima pekerja di kios yang menjual beras tersebut. “Dari pemeriksaan sementara, beras itu dibeli dari distributor beras di Karawang. Kami belum bisa menyatakan mereka bersalah atau tidak. Kami akan mendalami kasus ini dan mengetes sampel beras di laboratorium,” kata Kapolsek Polsek Bantargebang Kompol Gatot Suyanto, Selasa (19/5/2015).
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (20/5/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dewi-septiani-beras-plastik_20150520_080147.jpg)