Cari Kijang Dapat Guci Kuno
Diperkirakan Berusia 2,5 Abad
Awalnya, setelah beristirahat malam, mereka kembali mencari jejak kijang. Mereka berpencar. Udin dan Paimai jalan bersama.
Penulis: Elhami | Editor: Halmien
BANJARMASINPOST.CO.ID - Seperti biasa, pagi itu Paimai (50) dan empat rekannya berangkat ke Hutan Hairun yang berada di Desa Aniungan Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Hutan itu berada sekitar 30 kilometer dari desa mereka, Baruh Panyambaran RT 3, Halong.
Paimai, Patikah (45), Jajai (38), Udin (31) dan Sadri (39) menemukan sebuah guci kuno yang berisikan sejumlah koin pada Rabu pagi, 13 Mei 2015, atau sehari setelah keberangkatan mereka.
Awalnya, setelah beristirahat malam, mereka kembali mencari jejak kijang. Mereka berpencar. Udin dan Paimai jalan bersama.
Merasa aneh ada guci di hutan, Paimai memungutnya. Saat diperiksa ternyata ada sejumlah koin kuno. “Ada 62 koin di dalamnya,” ujar Paimai.
Penemuan ini menarik warga sekitar untuk melihatnya. Menurut Paimai, guci dan koin juga sempat diteliti oleh guru sejarah di daerah tersebut. “Koin itu seperti berasal dari Meksiko dan diperkirakan berusia 2,5 abad,” ujar Paimai.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (27/5/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ketel-dengan-figur-dewa-acheolus.jpg)