Siagakan Banyak Sniper

Selama satu minggu mulai Selasa (9/6) lusa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berkantor di Jakarta dan Bogor, Jabar .

Editor: Eka Dinayanti
kompas.com
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Nur Ali 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Selama satu minggu mulai Selasa (9/6) lusa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berkantor di Jakarta dan Bogor, Jabar, sebagaimana biasanya. Dia memilih mengendalikan negara ini dari kampung halamannya, Solo, Jateng.

“Selama seminggu, Presiden tidak cuti. Tetap bekerja tetapi di Solo. Tidak ada klausul yang menyebut Presiden harus mengambil cuti untuk acara keluarga. Yang ada, cuti bisa diambil hanya untuk kampanye pemilu. Pendelegasian tugas kepada Wakil Presiden (Wapres) juga dilakukan jika Presiden ke luar negeri,” kata Mensesneg, Pratikno.

Terkait pemindahan sementara kantor presiden sekaligus prosesi pernikahan putranya, kemarin digelar apel pengamanan terutama untuk tamu yang masuk kategori VVIP (very very important person).

Apel di kawasan Stadion Manahan, Solo itu dipimpin oleh Kapolda Jateng Irjen Noer Ali. Pesertanya tidak hanya polisi, tetapi juga prajurit TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Beberapa panser dan barakuda juga disiagakan.

Ditegaskan Noer Ali, tidak ada toleransi terhadap pengganggu keamanan. Seluruh personel pengamanan sudah diinstruksikan melakukan tindakan tegas jika ada yang mengganggu acara dan mengancam tamu-tamu VVIP. Untuk itu pula tidak sedikit sniper (penembak jitu) ditempatkan di sejumlah lokasi untuk melakukan antisipasi.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Minggu (7/6/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved