Atur Juga Pengeras Suara

Pria yang kini menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menilai pengajian dengan menggunakan rekaman merupakan alternatif

Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - MANTAN Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Muzadi berpendapat lain. Dia menegaskan, yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah adalah pengaturan suara melalui sound system dari masjid, bukan pemutaran kaset pengajian.

Pria yang kini menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menilai pengajian dengan menggunakan rekaman merupakan alternatif cara menyampaikan syiar agama.

“Itu terserah pengurus masjid, mau langsung suara orang atau lewat rekaman. Alternatif saja buat pengajian. Namun, yang jadi persoalan ini kalau sampai speaker (pengeras suara) mengganggu orang sekitar,” kata Hasyim.

Mengutip CNNIndonesia, kemarin, karena itu pula, Hasyim menyarankan pemerintah lebih mengeluarkan imbauan tentang tata cara peletakan speaker, seperti misalnya tidak ditaruh di luar atau menara masjid. “Kalau ditaruh di menara masjid bisa bikin bising. Jadi, sebaiknya pengurus masjid taruh speaker hanya di dalam masjid,” tegas dia.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (10/6/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved