Temu 100 Ulama Kalsel
Narkoba Mengubah Otak
"Kita aparat penegak hukum serius tangani narkoba ini. Sekarang juga muncul zat-zai berbahaya baru," paparnya.
Penulis: Irfani Rahman | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Narkoba sangatlah berbahaya sekali jika digunakan. Bahkan efeknya sangat merugikan bagi sang pemakai.
Hal ini disampaikan oleh Kepala BNNP Kalsel, Kombes Richard M Nainggolan MM MBA, pada Temu 100 Ulama di Hotal Rattan Inn, Rabu (10/6/2015).
"Kita aparat penegak hukum serius tangani narkoba ini. Sekarang juga muncul zat-zai berbahaya baru," paparnya.
Menurutnya jumlah pengguna baru pun bermunculan dan meningkat tiap tahin sehingga indonesia dikatakan termasuk darurat narkoba termasuk kalsel.
"Banyak juga pengguna baru, pada 2014 tercatat 57 ribu orang dan Kalsel termasuk rangking 17," paparnya.
Menurutnya kita berharap adanya keterlibatan alim ulama untuk menurunkan tingkat pengguna. Di Kalsel pun muncul pengguna baru dan ini PR kita semua, ini masalah kita semua.
"Racun berbahaya adalah narkoba. Narkoba merubah otak, pertama kali gunakan narkoba keputusan sukarela, setelah mengkonsui maka narkoba merubah otak," paparnya.
Temu 100 Ulama se Kalimantan Selatan digagas Polda Kalsel dan Banjarmasin Post serta didukung BNNP Kalsel, Bank Kalsel, PT Adaro dan Bank BNI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kombes-richard-m-nainggolan_20150610_115513.jpg)