Radikalisme Tetap Tumbuh

Ketua Fraksi PKS MPR RI Soenmandjaja mengungkapkan radikalisme akan tetap tumbuh jika kita tidak mencari akar masalah

Penulis: | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua Fraksi PKS MPR RI Soenmandjaja mengungkapkan radikalisme akan tetap tumbuh jika kita tidak mencari akar masalah penyelesaiannya.

“Pemerintah harus mengaji ulang untuk mencari penyelesaian soal radikalisme ini. Jangan-jangan karena kebijakan sendiri yang memacu untuk orang berbuat radikal seperti dirasakan ada ketimpangan dan ketidakadilan,” kata Soenmandjaja saat menjelaskan soal radikalisme dengan imunisasi ideologi di Gedung MPR RI, Senin (29/6/2015).

Menurutnya, salah satu upaya untuk mengurangi radikalisme itu memang dengan ideologi seperti sosialisasi Pancasila.

“MPR berdasarkan undang-undang mempunyai tugas untuk sosialisasikan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Disinilah, MPR terus berupaya agar masyarakat Indonesia itu mengenal ideologi,” ujarnya.

Namun, dalam kenyataan kehidupan sosial sekarang ini,
tidak mengherankan jika ada yang belum hafal Pancasila. Bahkan ada yang melafalkan Pancasila bukan lima tapi enam.

“Mereka membaca dimulai dengan Satu Pancasila, dua Ketuhanan Yang Maha Esa dan seterusnya sampai enam,” ucapnya.

Lebih parah lagi, lanjut Soenmandjaja, dia mendapatkan laporan dari sekretaris daerah di salah satu provinsi ada tes calon kepala desa rata-rata tidak hafal Pancasila. Penyebabnya, karena sosialisasi Pancasila yang kurang.

“Berbagai pola sudah dilakukan oleh MPR untuk sosialisasikan Pancasila ini. Dari sosialisasi untuk para guru PGRI, mahasiswa, sampai para pengamen jalanan,” katanya.

Diingatkannya dari semua peran yang besar itu ada pada pers.

“Presiden dan DPR tidak punya kekuatan yang besar seperti pers, baik media cetak, online dan elektronik televisi serta radio. Sekali berita disebarkan, maka opini bisa terbentuk,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved