Kami Berharap Ulama Membantu

Kepada BPost, mantan Wakil Kepela Korlantas Mabes Polri ini meminta dukungan semua kalangan di Banua untuk memerangi kejahatan narkoba.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Didik Triomarsidi
lemhanas.go.id
Kapolda Kalsel Brigjen Agung Budi Maryoto 

BANJARMASINPOST.CO.ID - NARKOBA menjadi perhatian serius Kapolda Kalsel Brigjen Agung Budi Maryoto. Kejahatan transnasional ini menjadi target penindakannya dalam 100 hari menjabat sebagai Kapolda.

Kepada BPost, mantan Wakil Kepela Korlantas Mabes Polri ini meminta dukungan semua kalangan di Banua untuk memerangi kejahatan narkoba. “Kalau hanya diserahkan ke kepolisian, masalah terkait Darurat Narkoba tidak akan terselesaikan. Apalagi untuk kejahatan narkoba, jarang yang melapor. Beda dengan pencurian misalnya. Karena itu, masyarakat juga harus banyak berperan dalam pemberantasan narkoba,” tegas Agung.

Berdasar data Polda Kalsel, pada 2014, di Banua ini terdapat 1.455 kasus kejadian narkoba dan jumlah tersangka yang ditangkap sebanyak 1.831 orang. Tragisnya, hingga pertengahan tahun ini ada kecenderungan meningkat. Tercatat 928 kasus narkoba dengan 1.136 tersangka. “Bisa dibayangkan akhir 2015, bisa hampir 2.000 tersangka,” kata dia.

Agung pun mengharapkan dalam upaya pemberantasan narkoba harus ada kerja lama dengan lain terutama Badan Narkotika Nasional (BNN) atau BNNP Kalsel. “Perlu kerja sama. Sharing informasi, tukar informasi. Jangan sampai di lapangan terjadi crash (tabrakan). Juga harus ada kepedulian terlebih dari masyarakat seperti orangtua, guru, tokoh masyarakat dan ulama untuk mencegahnya,” tegasnya.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (1/7/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved