Manusia Seribu Perkara

DI kalangan pengacara, Otto Cornelis (OC) Kaligis pernah dijuluki Manusia Seribu Perkara. Mengapa? Sebab, tiap hari dia biasa menangani

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Perngacara OC Kaligis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - DI kalangan pengacara, Otto Cornelis (OC) Kaligis pernah dijuluki Manusia Seribu Perkara. Mengapa? Sebab, tiap hari dia biasa menangani banyak perkara.

Pernah, pada suatu hari, Kaligis dibantu pengacara yang tergabung dalam kantor hukumnya, menangani kasus pernikahan artis Lydia Kandau, gugatan tenggelamnya kapal Tampomas dan kasus Lobak Chandra, Direktur Bank Pasar Dwimanda.

Baca Juga:

Tak Berkutik di Lobi Hotel

Situasi Gedung KPK Ricuh Setelah OC Kaligis Ditahan

OC Kaligis Orang Pertama di Nasdem yang Terlibat Korupsi

KPK: Diduga OC Kaligis Turut Serta Menyuap Hakim PTUN Medan

KPK Langsung Periksa OC Kaligis Sebagai Tersangka

Mengutip Tempo, karena telah puluhan tahun berprofesi sebagai pengacara, banyak aparat hukum baik dari Kepolisian, Kejaksaan maupun KPK sangat mengenal pria kelahiran Makassar, Sulsel, 19 Juni 1942 itu.

Bahkan, karena seringnya membela terdakwa kasus korupsi, Kaligis juga dijuluki ‘Wikipedia Kasus Korupsi’.

Banyak tokoh yang dibelanya seperti Hutama Mandala Putra (Tommy Soeharto), Aulia Pohan, Ginandjar Kartasasmita, M Nazaruddin dan Tommy.

Pada Agustus 2012 lalu, Kaligis pernah berseteru dengan urang Banua, Denny Indrayana yang saat itu menjabat Wakil Menkum HAM.

Penyebabnya, Denny ‘berkicau’ lewat akun Twitter: Advokat koruptor adalah koruptor. Dia kemudian memberikan deskripsi posting-an itu.

“Yaitu advokat yang asal bela membabi-buta. Yang tanpa malu terima bayaran dari uang hasil korupsi,” tulis dia.

Kaligis yang tersinggung lantas melaporkan Denny ke Polda Metro Jaya.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (15/7/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved