Gawat! Data "Perselingkuhan" Dicuri Peretas

Peretas komputer mengatakan mereka mendapatkan berbagai informasi rahasia, antara lain tentang fantasi seksual dari para pengguna serta transaksi

Editor: Didik Triomarsidi
BBC
ilustrasi peretas 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Data para pengguna dicuri dari Ashley Madison, sebuah situs kencan untuk orang yang sudah menikah yang ingin menyeleweng dari pasangannya.

Peretas komputer mengatakan mereka mendapatkan berbagai informasi rahasia, antara lain tentang fantasi seksual dari para pengguna serta transaksi kartu kredit.

Operator situs membenarkan ada yang masuk ke dalam jaringan namun tidak menjelaskan seberapa besar peretasan itu.

Para peretas, yang menyebut dirinya Tim Impak, mengatakan mereka juga berhasil mengambil nama dan alamat rumah dari pengguna, termasuk mereka yang sebelumnya membayar agar akun mereka dihapus dari situs tersebut.

Orang boleh menyembunyikan profil diri secara gratis namun harus membayar US$19 atau sekitar Rp254.000 untuk menghapusnya.

Namun para peretas komputer mengatakan layanan menghapus profil itu 'omong kosong' karena beberapa informasi pribadi masih tetap disimpan.

Ashley Madison -yang memiliki slogan 'Hidup ini pendek, berselingkuhkah'- mengatakan beroperasi di lebih dari 50 negara dan memiliki 37 juta pengguna.

Perusahaan induknya, Avid Life Media yang berkantor pusat di Kanada, sudah mengajukan permintaan maaf dan menegaskan akses masuk terlarang itu sudah dihentikan.

Seorang ahli keamanan komputer, Security researcher Brian Krebs, mengatakan sebagian kecil dari akun pengguna situs itu sudah diterbitkan secara terbuka di internet.

Para peretas dilaporkan akan menerbitkan lebih banyak lagi kecuali situs tersebut ditutup.

Sumber: Tribunnews
Tags
Peretas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved