Khairul Saleh dan Rosehan Mengancam
Makin Gencar Lobi DPP
Bisa jadi, pada masa pendaftaran calon kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai Minggu (26/7) hingga Selasa (28/7) mendatang, Rudy
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Inilah politik. Dinilai sukses memimpin Banjarbaru selama dua periode dan menjabat wakil gubernur (Wagub) Kalsel satu periode, dikabarkan belum cukup menjadikan H Rudy Resnawan sebagai bakal calon gubernur (bacagub) periode 2016-2021 mendatang.
Bisa jadi, pada masa pendaftaran calon kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai Minggu (26/7) hingga Selasa (28/7) mendatang, Rudy bakal hanya didaftarkan sebagai ‘pendamping’ H Sahbirin Noor.
Informasi yang diperoleh BPost dari ‘Jakarta’, saat ini para bacagub yang belum pasti pengusungnya itu makin intensif dan gencar melakukan lobi ‘tingkat atas’.
Mereka mendekati DPP (dewan pimpinan pusat) partai yang suaranya signifikan seperti Partai Golkar (baik kubu Aburizal Bakrie alias Ical maupun Agung Laksono), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP baik kubu Romahurmuziy maupun Djan Faridz). Langkah ini dilakukan karena keputusan pengusungan dilakukan DPP, sementara DPD (dewan pimpinan daerah) hanyalah pemberi rekomendasi.
Namun, ada ancaman lain dari dua sosok yakni Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh dan mantan Wagub H Rosehan NB. Kondisi tarik-menarik dan ‘tawar menawar’ inilah yang membuat mayoritas parpol belum secara resmi menyatakan calonnya.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (22/7/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-rabu-2272015_20150722_072334.jpg)