Alami Penurunan Terparah Sejak 1996

Investasi Emas Tak Lagi Menarik

Bahkan, kini harga emas menuju ke 1.000 dolar AS per troy ounce. Dalam sepuluh hari berturut-turut, harga emas dunia sudah mengalami koreksi

Editor: Halmien
shutterstock
ilustrasi 

JAKARTA, BPOST - Lupakan saja prediksi lama bahwa harga emas bisa menembus 2.000 dolar AS per troy ounce.

Mengapa? Harga emas dunia sudah anjlok lebih dari 40 persen sejak mencapai titik tertingginya pada 2011 lalu.

Baca juga:

Harga Emas Melonjak

Pegadaian Gelar Seminar Investasi Emas

Ramsi Dua Kali Tertipu Investasi Bodong

Harga Emas Naik, Dolar Melemah

Pebisnis Emas di Kalsel Tetap Optimistis

Penjualan Emas Lesu

Emas Dunia Tercatat Alami Kenaikan Tertinggi

 
Seorang nasabah menunjukan emas logam mulia Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam Komplek DP Mall, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Jateng, Selasa (6/1/2015). (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

Bahkan, kini harga emas menuju ke 1.000 dolar AS per troy ounce. Dalam sepuluh hari berturut-turut, harga emas dunia sudah mengalami koreksi.

Ini merupakan koreksi terpanjang sejak September 1996.


Emas antam. (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)

“Harga emas spot terus turun. Emas fisik juga levelnya terus menjauh. Makin turun, makin tidak menarik,” kata analis bisnis emas, Suluh Adil Wicaksono, di Jakarta, Jumat (24/7).

Meski begitu, Suluh menyebutkan, setiap investor berbeda dalam menanggapi turunnya harga emas.

“Namun, penurunan emas fisik Antam tidak terlalu dalam karena rupiah juga melemah. Antam tidak akan menurunkan terlalu banyak,” katanya.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Sabtu (25/7/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved