Breaking News:

Ayo! Nonton Film 'Lawas' Raja Dangdut di Minggu Raya

Demikianlah secuil kisah yang disajikan dalam film 'Darah Muda' yang menampilkan pedangdut Rhoma Irama sebagai Rhoma, dan artis Yati Oktavia

Penulis: Rahmadhani | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Flim Darah Muda diputar di Minggu Raya, Banjarbaru, Senin malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah melalui perjuangan berat, akhirnya Rhoma berhasil membawa Ani masuk dalam Soneta Group, band dangdut yang digawanginya.

Rhoma berhasil menyelamatkan Ani dari belenggu Ricky, pentolan band rock Apache, yang punya tabiat buruk bahkan sempat memerkosa Ani. Ani pun kini jatuh sepenuhnya ke dalam pelukan Rhoma, sang Raja Dangdut.

Demikianlah secuil kisah yang disajikan dalam film 'Darah Muda' yang menampilkan pedangdut Rhoma Irama sebagai Rhoma, dan artis Yati Oktavia yang memerankan Ani, serta Ucok Harahap sebagai Ricky sang antagonis.

Film berdurasi 101 menit yang diproduksi pada tahun 1977 dengan sutradara Maman Firmansjah itu, kembali diputar di Minggu Raya, Banjarbaru (1/8/2015) malam.

Menggunakan layar lebar dengan bantuan proyektor dan laptop, film Darah Muda diputar. Penonton malam itu, tua muda, seakan dibawa kembali merasakan Suasana nostalgia era keemasan 'layar tancap'.

Sederhana, cukup ditemani secangkir kopi atau teh hangat, dan tentunya nonton gratis.

Kegiatan ini digagas Komunitas Film Banjarbaru. Sengaja menampilkan film-film lawas tiap minggunya. Sudah dua pekan ini pemutaran film lawas dilakukan. Minggu lalu, film legendaris Camelia yang diputar.

Bang Rico, salah satu penggagas kegiatan ini menyebut, kegiatan ini adalah salah satu bentuk apresiasi terhadap perfilman Indonesia.

"Idenya sederhana, membawa anak muda melihat kebesaran film Indonesia dulu, yang penuh ide dan kreativitas. Bukan terus mengingat masa lalu, tapi apa yang bisa kita ambil dari kebesaran kita sekarang," ujar pria berusia 55 tahun ini.

Komunitas ini sendiri baru seumur jagung, belum genap sebulan. Rencananya, tiap akhir pekan akan diputar film-film legendaris Indonesia.

"Bukan film-film 'berat', lebih pada film populer. Warkop, Pitung dan lainnya misalnya. Karena ini bulan Agustus, bulan kemerdekaan kita Bangsa Indonesia, film perjuangan seperti Janur Kuning, Naga Bonar dan lainnya akan kita putar," timpal Budi Kurniawan, pentolan Komunitas Film Banjarbaru lainnya.

Ia pun berharap, generasi muda film khususnya di Kota Banjarbaru, bisa mengenal dan belajar dsrj kehandalan aktor-aktor besar macam Adven Bangun, Beri Prima, Dedy Mizwar dan aktor besar lainnya melalui film-film lawas mereka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved