Maestro Lagu Banjar Itu Terbaring Lemah di Ranjang Rumah Sakit
H Anang Ardiansyah, maestro lagu Banjar, terbaring lemah di ranjang rumah Sakit.
Penulis: Eka Dinayanti | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - H Anang Ardiansyah, maestro lagu Banjar, terbaring lemah di ranjang rumah Sakit.
Pria yang terkenal dengan lagu karyanya Paris Barantai itu sedang dalam perawatan intensif, di Rumah Sakit Suaka Insan, Banjarmasin, sejak Sabtu (1/8) lalu.
Menurut keterangan penulis biografinya, Thamrin Yunus, Anang Ardiansyah minta kepada istrinya untuk segera masuk rumah sakit.
Pencipta dan penyanyi lagu-lagu Banjar kelahiran 3 Mei 1939 di Banjarmasin itu sudah tidak kuat menahan rasa sakit di kedua belah lututnya yang membengkak.
Kondisi itu ini membuatnya tidak kuat melangkah berjalan. Meskipun, di dalam rumah dalam kesehariannya.
"Menurut istrinya, beliau minta bawa ke rumah sakit karena kesakitan di kaki," beber Thamrin yand membesuknya.
Bahkan, sudah beberapa hari purnawirawan TNI AD berpangkat Letkol CKU itu tidak berselera makan.
Anang Ardiansyah yang dalam karier formalnya selain sebagai pamen TNI AD, pernah dikaryakan sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah pada Kantor Pemprov Kalsel di Banjarmasin.
Bahkan di era kepemimpinan Gubernur HM Said di Kalsel 1990-an itu, di ranah politik, dia sempat bergabung dalam Partai Golkar dan membaktikan diri sebagai Wakil Ketua DPRD Hulu Sungai Utara di Amuntai.
Lagu ciptaannya yang kental dengan sejarah dan ada budaya Banjar, secara tidak langsung mengangkat pamor Kalsel.
Karya yang sudah menasional antara lain “Kasih Putus di Lubuk Badangsanak”, “Paris Barantai”, “Kambang Goyang” dan "Uma Abah".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anang-ardiansyah-di-rumah-sakit_20150804_135005.jpg)