Mantan Sekretaris DPRD Tapin Ditahan
Fahmi Hanya Bawa Tas Kecil
Begitu mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi DA 820 KE yang membawanya berhenti, Fahmi Sabri keluar lalu berjalan santai menuju pintu masuk
BANJARMASINPOST.CO.ID - Begitu mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi DA 820 KE yang membawanya berhenti, Fahmi Sabri keluar lalu berjalan santai menuju pintu masuk Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, Selasa (4/8), sekitar pukul 15.45 Wita. Dia mengenakan topi dan baju kaus serta bersandal jepit saat memasuki lapas.
Hanya berbekal satu tas kecil, mantan sekretaris DPRD Tapin ini mulai kemarin menghuni lapas tersebut dalam status tersangka kasus dugaan korupsi berupa ‘penggelembungan’ harga tiket pesawat dalam perjalanan dinas, 2012 lalu. Selama 20 hari ke depan, Fahmi menjalani penahanan sembari menunggu penyerahan berkas perkaranya dari Kejari Rantau ke pengadilan.
Sebelum dijebloskan ke tahanan, Fahmi yang kini bekerja sebagai staf di Dinas Pendidikan (Disdik) Tapin itu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dari RS Datu Sanggul, di Kejari Rantau. Setelah dinyatakan sehat, dia langsung dimintai menandatangani berkas penahanan.
Kegelisahan terlihat dari wajah Fahmi. Dia juga berulang kali menelepon sejumlah orang untuk mengabarkan bahwa dirinya harus ke Banjarmasin untuk menjalani penahanan. Selang tidak beberapa lama, perjalanan Fahmi menuju sel pun dimulai.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (5/8/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tersangka-cek-kesehatan_20150804_144353.jpg)