Breaking News:

Ternyata Mahar Rp 10 Ribu Paling Ideal

Sebab, menurut Arief, petugas pada Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Banjarmasin, justru mahar

banjarmasinpost.co.id/dok
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemberian mahar dari calon pengantin pria kepada calon pengantin perempuan yang ideal itu ternyata bukan pada jumlah dan nilainya.

Sebab, menurut Arief, petugas pada Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Banjarmasin, justru mahar senilai sepuluh ribu rupiah menjadi mahar yang paling ideal untuk diberikan dan diucapkan ketika ijab qobul.

“Jadi ketika disebutkan dalam upacara pernikahan sebaiknya mahar sepuluh ribu rupiah tunai,” ujarnya kepada Bpost Online.

Kenapa demikian, menurutnya, selembar Rp 10 ribu itu bisa disimpan di dalam dompet istri sebagai kenang-kenangan dan jangan sampai dibelanjakan.

“Kalau lembaran sepuluh ribu kan bisa saja tidak dipakai, tetapi kalau seratus ribu sulit dipertahankan karena ketika kita perlu biaya maka otomatis tergoda untuk menggunakan uang tersebut,” ujarnya.

Karena, menurutnya, mahar yang baik itu selalu disimpan di tempat yang paling dekat dengan istri yaitu di dompet dan ini bisa membuat pernikahan langgeng.

“Kalau dilaminating lalu dipajang juga kurang maknanya,” ujarnya.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved