Lolos ke PON, Tapi
Tiket ke PON diraih setelah pegolf Kalsel tersebut menduduki peringkat yang masuk ketentuan jatah kuota, hingga peringkat 54 besar.
Penulis: Aprianto | Editor: Halmien
BANJARMASINPOST.CO.ID - PENGURUS Provinsi Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kalsel gagal meraih medali pada ajang babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) yang berlangsung di Bumi Serpong Damai, Jakarta, 12-13 Agustus lalu.
Namun, Kalsel meloloskan empat pegolf putranya ke ajang PON 2016 di Jawa Barat. Tiket ke PON diraih setelah pegolf Kalsel tersebut menduduki peringkat yang masuk ketentuan jatah kuota, hingga peringkat 54 besar.
Sekretaris Umum PGI Kalsel, A Subaki mengatakan, pihaknya mengalami kendala di lapangan dengan sedikitnya waktu adaptasi uji coba lapangan. "Atlet kita hanya dua hari uji coba lapangan. Bandingkan dengan atlet lain yang hingga satu bulan melakukan adaptasi lapangan," katanya, Selasa (18/8).
Meski begitu, dengan meloloskan empat atlet ke PON 2016, pihaknya bisa mengikuti tiga kategori yang dipertandingkan, yakni perorangan, beregu dan berpasangan. "Dari semua daerah, hanya ada enam provinsi yang meloloskan full tim, empat atlet ke PON 2016. Termasuk Kalsel," lanjutnya.
Meski dipastikan lolos ke PON, tapi pegolf Kalsel tersebut tidak serta merta bisa mulus bertanding ke PON 2016. Sebab, KONI Kalsel sebagai induk olahraga Kalsel sudah menegaskan, hanya atlet yang meraih medali di Pra-PON 2015 yang akan dikirim ke PON 2016.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (19/8/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/empat-pegolf-andalan-kalsel-di-ajang-pra-pon-2015_20150819_075438.jpg)