Lisa Berharap Nilai Plus
Deg-degan perempuan kelahiran Banjarmasin, 6 Juni 1994 ini, karena tahun lalu tersisih di semifinal.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perasaan trauma dan gugup mendera Lisa Ariani menjelang pertarungan semifinal pemilihan Nanang dan Galuh Banjarmasin di Siring Pemko Banjarmasin, Jumat (28/8/2015) malam.
Deg-degan perempuan kelahiran Banjarmasin, 6 Juni 1994 ini, karena tahun lalu tersisih di semifinal.
"Gugurnya saya di semifinal lalu, ada kendala teknis dalam persiapan. Saya kurang konsentrasi dalam membagi kuliah, kerja di TVRI dan kurang matangnya persiapan dalam menonjolkan unggulan bakat menari Tarian Radap Rahayu," jelasnya, Rabu (26/8/2015).
Kali ini, lanjut Lisa, tarian yang ditampilkan tidak lagi tradisional, melainkan Tari Kreasi Banjar supaya ada nilai plusnya.
Selain itu, lanjut Newscaster TVRI Kalsel program Habar Banua ini, mempersiapkan fisik dan mental menghadapi event tersebut.
"Target saya sekarang bagaimana meraih tiket ke final dulu baru, baru memikirkan langkah selanjutnya," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/lisa-ariani_20150826_205633.jpg)