Cuma Tahan Enam Jam

Seringkali orang mengenakan masker itu selama berhari-hari. Bahkan ada yang mencucinya kemudian kembali dipakai.

Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Relawan Paslon Gubernur Willy M Yoseph- HM Wahyudi K Anwar ( Wibawa) saat membagikan masker dan lembaran program kerja paslon kepada pengendara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PEKATNYA kabut asap selama beberapa hari ini, mengancam kondisi kesehatan warga. Untuk mengatasi, biasanya warga mengenakan masker. Beragam bentuk, corak dan warna masker kini mudah diperoleh baik lewat membeli maupun pemberian gratis.

Seringkali orang mengenakan masker itu selama berhari-hari. Bahkan ada yang mencucinya kemudian kembali dipakai.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, H Achmad Rusdiansjah, tindakan itu keliru. Bahkan, bisa berdampak lebih buruk bagi pemakainya. Pasalnya, di masker bekas pakai itu menempel banyak sekali kuman dan partikel kotor yang sulit dihilangkan.

“Masker kain kasa yang biasa dipakai warga itu, cuma tahan enam jam, jadi tidak efektif jika dipakai berulang kali,” kata Rusdiansjah, kemarin.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Minggu (6/9/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved