Dinantikan Gebrakan Buwas dan Anang
penempatan Anang Iskandar sudah melalui proses Wanjakti, pastilah persoalan kompetensi sudah menjadi salah satu pertimbangan.
Penulis: Rendy Nicko | Editor: Halmien
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masuknya Anang Iskandar di Bareskrim Mabes Polri sudah dirasa tepat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Budi Waseso.
Menurut Anggota DPR RI Komisi III Habib Aboe Bakar Alhabsyi, penempatan Anang Iskandar sudah melalui proses Wanjakti, pastilah persoalan kompetensi sudah menjadi salah satu pertimbangan.
"Saya rasa pak Anang ini seperti balik ke rumah, jadi pasti homely, cepat menyesuaikan dan cukup menguasai. Ini juga kesempatan buat pak Anang buat membuktikan bahwa proses pemberantasan korupsi terus berjalan," kata dia, Selasa (7/9).
Logika publik meyakini kasus Pelindo misalnya pasti akan berhenti, karena inilah yang menyebabkan Budi Waseso digeser dari posisinya. Karenanya Anang harus melanjutkan proses penyidikan tersebut untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat.
Adapun Budi Waseso (Buwas) di tempat barunya juga memiliki tantangan yang lebih besar. Untuk memberantas jaringan gelap narkoba yang sedemikian besar memang memerlukan profil yang berani, tak kenal kompromi, tegas dan sistematis seperti Buwas.
"Penempatannya di BNN akan menjadi angin segar dalam upaya perang terhadap narkoba. Kita tunggu saja bagaimana nasib 64 kasus korupsi yang sedang ditangani Bareskrim di tangan Anang, serta bagaimana gebrakan Buwas di BNN yang akan datang," kata Anggota DPR RI Dapil Kalsel itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anggota-dpr-ri-komisi-iii-habib-aboe-bakar-alhabsyi_20150907_102611.jpg)