Marpuah Tak Bisa Lagi Tuntun Suami

Di antara jemaah, terdapat tiga orang yang menggunakan kursi roda. Oleh petugas, mereka dipakaikan gelang tanda jemaah berisiko tinggi

Marpuah Tak Bisa Lagi Tuntun Suami
Garuda Indonesia
Penerbangan haji 2015 kelompok terbang pertama di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jumat (21/8/2015) 

BANJARBARU,BPOST - Senin (7/9) malam ini, jemaah calon haji (calhaj) dari Embarkasi Banjarmasin, mulai menapakkan kaki di Tanah Suci.

Adalah 355 orang anggota Kelompok Terbang (Keloter) I Banjarmasin yang mengawali penerbangan haji dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Di antara jemaah, terdapat tiga orang yang menggunakan kursi roda. Oleh petugas, mereka dipakaikan gelang tanda jemaah berisiko tinggi (risti). Salah seorang di antara mereka adalah Marpuah (64) yang tinggal di kawasan Jalan Belitung Darat, Banjarmasin.

“Sebelumnya saya bisa berjalan bebas, bahkan menuntun suami. Tapi dua hari lalu, pinggang saya terkilir saat mengangkat cucu. Terpaksa harus pakai kursi roda,” ucap Marpuah yang berangkat bersama suaminya, Hasan Basri (74).

Sebaliknya, anggota jemaah paling tua, Subakhir (88), justru terlihat bugar tanpa kursi roda. Ia mengaku mendaftar haji pada 2012. Karena usia, dia mendapat prioritas berangkat. “Saya berangkat sendiri. Yakin saja, Insya Allah bisa,” ucap Subakir yang sehari-harinya bekerja sebagai penoreh getah karet.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Senin (7/9/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Penulis: Syaiful Akhyar
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved