"Kalau Surga Seluas Langit dan Bumi, Lalu di Mana Letak Neraka?
Ketika itu, menurut Ustad H Husien Musa Sag, Rasulullah tengah menjelaskan tentang nikmatnya surga yang ditawarkan Allah kepada umat
Penulis: Umi Sriwahyuni | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ini bukan pertanyaan yang ada di benak pemikiran kalangan ateis, tetapi justru dari seorang sahabat Rasulullah.
Ketika itu, menurut Ustad H Husien Musa SAg, Rasulullah tengah menjelaskan tentang nikmatnya surga yang ditawarkan Allah kepada umat. Sampai kemudian menjelaskan tentang luas yang tak terhingga surga itu.
“Rasulullah menjelaskan luas surga itu seluas semesta langit dan bumi,” ujar ulama di banjarmasin ini ketika memberikan tausiah di hadapan jamaah Salat Magrib di Masjid Mujahidin di Jalan Belitung Banjarmasin.
Lalau seorang sahabat mengangkat tangan dan bertanya: “Kalau luas surga itu seluas semesta langit dan bumi, lalu di mana letak neraka itu?”.
Ternyata, menurut ulama ini, Rasulullah tidak menjawab pertanyaan sahabat ini namun balik bertanya: “Ketika terjadi malam hari, lalu dimanakah letaknya siang?”
Sahabat itu menjawab: “Karena Allah yang menciptakan maka terserah Allah pula di mana meletakkannya. Demikian pula dengan neraka, ya Rasulullah,”.