Dapat Tambahan Satu Heli

Kalsel dalam status darurat kebakaran hutan dan lahan. Operasi pemadaman lewat udara yang sebelumnya dilakukan satu helikopter

Editor: Eka Dinayanti
net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kalsel dalam status darurat kebakaran hutan dan lahan. Operasi pemadaman lewat udara yang sebelumnya dilakukan satu helikopter, kini ditambah hingga menjadi dua heli.

Sejak sepekan lalu, operasi berlangsung dengan menggunakan heli M18 Rozavia KA32A-11 BC buatan Rusia. Heli dikemudikan pilot dari Ukraina, Serhi Donenko. Sedang yang baru datang berjenis Bell 412 yang diawaki pilot Indonesia.

Berbeda dengan M18 Rozavia yang mampu mengangkut 5.000 liter air, Bell 412 hanya berkapasitas 800 liter air. Heli ini untuk menangani kebakaran jarak dekat atau di sekitar Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Sedang M18 Rozavia bisa bergerak hingga ke Kabupaten Baritokuala, Tapin hingga Hulu Sungai Selatan.

“Kedua heli saling mengisi. Ketika M18 Rozavia ke Tapin, maka Bell 412 bertugas di sekitar bandara seperti di Lingkar Utara dan Lingkar Selatan,” kata Koordinator Lapangan Satgas Udara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Sahrudin, Senin (14/9).

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Selasa (15/9/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved