Siswa Muslim di Texas Ditahan Polisi karena Membuat Jam Mirip Bom

Seorang siswa muslim di sebuah SMA di Texas, Amerika Serikat ditahan oleh kepolisian.

Siswa Muslim di Texas Ditahan Polisi karena Membuat Jam Mirip Bom
kompas.com
Anil Dash Mohammed, siswa SMA yang ditahan karena membuat jam mirip bom 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TEXAS - Seorang siswa muslim di sebuah SMA di Texas, Amerika Serikat ditahan oleh kepolisian. Ia dituduh membuat bom dari jam.

Anak tersebut bernama Ahmed Mohammed, 14, yang bersekolah di SMA MacArthur di Irving, Texas. Ia membuat jam ciptaan sendiri yang kemudian dituduh sebagai bom.

Disebutkan, jam hasil karyanya tersebut membuat takut salah seorang guru di sekolah. Tak lama kemudian, guru tersebut menelpon polisi.

"Petugas dan kepala sekolah kemudian menghampiri saya dan membawa saya ke sebuah ruangan, di ruangan itu sudah ada lima orang polisi," kata Mohammed kepada media setempat, Dallas News.

Mohammed menceritakan, dirinya diinterogasi polisi dan menanyakan kenapa dia berniat membuat bom. Namun, ia berulang kali membantahnya dan menjawab bahwa dirinya hanya membuat jam.

Kepala sekolah tempat Mohammed bersekolah pun memberi ultimatum akan mengeluarkannya, terkecuali Mohammed membuat pernyataan tertulis dari karyanya tersebut.

"Mereka menginterogasi saya dan mencari semua barang-barang saya. Saya kemudian ditahan di pusat tahanan remaja," paparnya.

Di pusat tahanan tersebut, polisi mencari Mohammed lagi, lalu mengambil sidik jarinya sebelum akhirnya dilepaskan

Insiden tersebut menambah panjang daftar ketakutan atau Islamophobia di kota tersebut. Ayah Mohammed, menduga tindakan yang dilakukan terhadap anaknya lebih berdasar pada ketakutan rasialis.

"Dia (Mohammed) hanya ingin membuat barang-barang yang bagus dan berguna bagi orang banyak, namun karena namanya Mohammed dan karena kejadian 11 September, saya rasa itu penyebab anak saya diperlakukan demikian," cerita ayah Mohammed yang merupakan imigran dari Sudan ini.

Juru bicara kepolisian, James McLellan memastikan Mohammed tidak membuat bom. "Dia (Mohammed) terus menyatakan bahwa itu adalah jam, bukan bom."

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved