28 Kelurahan Terkena Narkoba

Bisa saja ada korban lain yang memang tidak terdeteksi. Sebab pengguna narkoba ataupun pengedar, masih tertutup.

Penulis: Restudia | Editor: Halmien
banjarmasinpost.co.id/dok
Ilustrasi: Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Banjarmasin, masuk kategori tertinggi dalam data Badan Pusat Statistik (BPS), jika dibandingkan dengan total seluruh kelurahan.

Berdasarkan data BPS, lebih dari 50 persen jumlah kelurahan di Banjarmasin, terkena penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Dari 52 kelurahan, 28 kelurahan terindikasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Data diambil dari hasil wawancara dengan kepala desa atau lurah. Data, merupakan hasil satu tahun terakhir pada 2014 lalu. Dari total data tiga tahun terakhir, penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kalsel meningkat, dari 191 di 2011, menjadi 312 di 2014.

Humas BNN Kota Banjarmasin, Safrudin mengatakan angka yang diungkapkan BPS sebenarnya relatif. Bisa saja ada korban lain yang memang tidak terdeteksi. Sebab pengguna narkoba ataupun pengedar, masih tertutup.

"Sosialisasi terus kita gencarkan. Hingga ke tingkat kelurahan. Perwakilan yang mengikuti, diharapkan bisa menularkan pengetahuannya mengenai narkoba," bebernya, Senin (21/9).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved