Pelayanan Belum 100 Persen
"Hingga beroperasinya PDAM sampai sekarang kapasitas yang terpasang sudah 440 liter per detik dan sudah menyebar di seluruh kecamatan,"
Penulis: Elhami | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Hingga saat ini cakupan pelayanan PDAM Balangan masih belum mencapai 100 persen, masih ada yang belum teraliri, hal ini dikarenakan topografis wilayah di Bumi Sanggam ini menyebar, ada yang jauh dari kota kecamatan, ada yang digunung.
"Hingga beroperasinya PDAM sampai sekarang kapasitas yang terpasang sudah 440 liter per detik dan sudah menyebar di seluruh kecamatan," kata Direktur PDAM Balangan Arifin Noor.
Sementara itu jumlah pelanggan sampai dengan akhir bulan Agustus 2015 sudah mencapai 13,114 SR. "Sehingga cakupan layanan kami sudah mencapai 82 persen, atau sudah 97 ribu lebih jiwa sudah terlayani PDAM," ujarnya.
Meski demikian, setiap tahun pihaknya selalu menargetkan penambahan pelanggan 1.000 SR, memang upaya ini harus didukung dengan berbagai program penunjang misalnya program pengadaan dan pemasangan jaringan perpipaan.
2015 ini lanjutnya, beberapa kecamatan akan mendapatkan program dan pemasangan jaringan perpipaan yang didanai dari APBN maupun APBD Kabupaten Balangan.
"Yakni Kecamatan Awayan, Halong, dan Paringin, ketiganya didanai dari APBN dengan dana kurang lebih Rp 3,6 miliar, saat ini sudah mulai berjalan," ungkapnya.
Adapun program yang didanai oleh APBD Kabupaten Balangan melalui dinas PU yakni di Kecamatan Paringin, Paringin Selatan, dan Batumandi sekitar kurang lebih Rp 4,7 miliar.
"Khusus untuk pemasangan pipa air baku IKK Batumandi Rp 9 miliar, karena harus menyambung ke IKK Lampihong," katanya.
Rencana pengadaan dan pemasangan jaringan perpipaan tak hanya ditahun 2015, pihak PDAM secepatnya mengharapkan agar seluruh warga di Balangan bisa menikmati air bersih. "2016 Kecamatan Awayan, Juai dan Batumandi juga akan ditambah," ujarnya.
Disinggung mengenai daerah yang sulit terjangkau misalnya dipegunungan atau anak desa, program air bersih yang dicanangkan juga adalah pengembangan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas).