Lontong Iduladha Khas Banjar Ini Ternyata Bentuknya Unik

“Iya bentuknya segitiga lancip. Ini ciri khas lontong Banjar selain makannya juga dengan ikan masak habang (merah),” ujar Sari, penggemar kuliner

Penulis: Umi Sriwahyuni | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/umi sriwahyuni
Lontong khas Banjar ini selain menikmatinya dipadu dengan lauk masak cabe kering merah, bentuknya juga unik yaitu segi tiga lancip. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seperti lontong pada umumnya, kuliner yang satu ini disantap dengan sayur santan. Hanya saja lontong khas Banjar ini selain menikmatinya dipadu dengan lauk masak cabe kering merah, bentuknya juga unik.

“Iya bentuknya segitiga lancip. Ini ciri khas lontong Banjar selain makannya juga dengan ikan masak habang (merah),” ujar Sari, penggemar kuliner Banjar yang satu ini.

Ikan masak cabe kering merah yang menjadi teman lontong ini, menurutnya, biasanya ikan haruan (gabus) yang terlebih dulu digoreng, ayam, daging atau juga telur rebus kemudian dimasukan dalam bumbu tersebut lalu dimasak sekitar satu jam.

Setiap hari besar atau hari istimewa seperti lebaran Idulfitri dan Iduladha pada hari resepsi perkawinan juga menu ini selalu dipilih sebagai salah satu hidangan yang disuguhkan untuk tetamu.

Seorang penjual lontong Banjar juga mengakui sering mendapat pesanan pada harihari tersebut di atas.

“Kalau ikannya haruan satu potong, satu porsinya Rp 10 ribu, kalau telur atau ayam hanya Rp 8 ribu per porsi” ujarnya.

Ikan haruan harganya memang tergolong mahal.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved