Ditipu Pacarnya yang Mengaku Polisi, Nur Rugi Belasan Juta
Padahal hubungan Nur dengan Briptu Irwan yang mengaku berprofesi sebagai anggota Polri di Jambi sudah terjalin satu tahun
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALEMBANG - Niat Nur, warga Perumnas Palembang untuk menikah dengan lelaki pujaannya kandas.
Padahal hubungan Nur dengan Briptu Irwan yang mengaku berprofesi sebagai anggota Polri di Jambi sudah terjalin satu tahun.
Peristiwa tidak mengenakkan yang dialami Nur disebabkan lelaki pujaan tersebut diduga menipunya hingga belasan juta rupiah.
Oleh karena tak terima dengan hal itu, ia pun akhirnya memilih jalur hukum dengan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Sabtu (26/9/2015) sekitar pukul 12.00.
Kepada petugas Nur menuturkan, dirinya dengan pelaku sudah lama menjalin asmara (berpacaran).
Mereka pun berniat melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius (pernikahan).
Namun, dalam masa itu, beberapa hal yang harus dipenuhi oleh pelaku yang mengaku bertugas sebagai penyidik di Polsek Langkap Resor Tebo.
“Dia pun mulai mengurus administrasi dan izin menikah, izin cuti, semua butuh duit. Jadi aku transfer ke dia,” kata Nur.
Saat itu, Nur kemudian mentransfer uang, terhitung tiga kali sudah ia mentransfer uang dengan nominal yang besarannya berbeda.
Hingga total mencapai Rp 12,5 juta. Belum termasuk voucher pulsa yang dikirimnya kepada pelaku untuk membantu komunikasi mereka selama berhubungan jarak jauh.
“Pas malam takbiran dia ngomong mau ke Palembang. Lalu dia pinjam mobil atasannya, saya kemudian transfer uang kembali. Namun di tengah jalan, dia bilang mobil mogok kembali, jadi minta transfer lagi,”ungkap Nur.
Korban baru sadar telah tertipu pada Kamis (24/9/2015) pagi. Saat Irwan yang dimaksud berniat untuk Salat Idul Adha di Palembang dengan keluarga Nur.
Ia mendapat telepon dari orang yang mengaku sebagai sopir yang menemani kekasihnya itu ke Palembang.
“Saat itu ia mengatakan, dirinya dirawat di rumah sakit gara-gara tidak makan selama di perjalanan Jambi-Palembang. Namun saya tidak percaya lagi dan saat mau minta transfer uang lagi, saya tidak transfer," bebernya.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang. Kompol Maruly Pardede, mengatakan pihaknya sudah mengambil keterangan korban guna dilakukan pengembangan.
"Laporan sudah kita terima juga ditindaklanjuti," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/korban-penipuan-nur_20150927_171328.jpg)